Skip to main content

Berjuta Kebaikan Dibalik Sabar

Assalamualaikum wr.wb

    Artikel kali ini saya akan merangkum salah satu potongan dakwah dari Ust. hannan Attaqi yang berbicara tentang "BERJUTA KEBAIKAN DIBALIK SABAR" baik, sebelum kita mulai jangan lupa bacakan surotul fatiha untuk beliau, seluruh guru-guru kita dan orang tua kita.


    Mudah-mudahan Allah jaga hati kita, baik ketika kita diuji ataupun ketika kita diberi nikmat. Supaya dalam dua keadaan ini kita tetap menjadi mukmin yang ideal, yang baik, yang insya allah, allah suka sama kita.
  • kalau diuji: صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا
  • kalau diberi nikmat: شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا.
Kalau seseorang diuji lalu dia bersabar, maka itu adalah suatu kebaikan baginya. Seberat apapun ujiannya, ujung-ujungnya pasti akan berakhir dengan kebaikan.
Lewat apa ujian bisa menjadi kebaikan? Lewat sabar. Bukankah Allah bilang:

وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

  "Sampaikanlah berita gembira kepada orang yang sabar" Ada banyak kebaikan yang Allah sediakan untuk orang yang sabar"

Begitu juga dengan nikmat, kalau diberi nikmat dia bersyukur fakana khairullah. Kenapa nikmat ko menjadi kebaikan? maksudnya dengan dia bersyukur Allah tambahkan kebaikan itu

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

  Jadi orang beriman itu seharusnya nggak ada bete nya, hidupnya tuh harusnya nggak ada istilah 'aduh hari ini gua kayak rugi banget nih', enggak ada orang beriman rugi.

    Hidup kita tuh di antara dua, cuman ujiannya itu macam-macam misalnya di Alquran disebutkan Surat Al-Baqarah Allah menyebutkan tiga macam ujian yaitu:
  1. Ba'sa, Ujian fisik.
  2. Dhorro, Ujian harta. ini termasuk karir, kerjaan, usaha bisnis dll.
  3. Zulzilu, Ujian perasaan. Termasuk diputusin atau orang yang dekat sama kita jadian sama orang lain atau mungkin di unfollow oleh ... ya gitu deh hehe
Jadi 3 macam ini masuk kategori ujian. tetap aja dua kalau nggak ujian, nikmat. antara dua itu nih

ان اصابته سراء شكر # وان اصابته ضراء صبر
Jika ia mendapatkan kesenangan maka berayukur # dan jika ia mendapat kesedihan maka bersabar.

Dan bahkan ayatnya seperti ini:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ

 "Orang yang tetap beramal Shaleh lewat harta dalam keadaan yang yang berkelebihan atau dalam dia keadaan kekurangan."

Itu Mukmin keren banget asli dia tuh nggak pernah kehilangan kesempatan berbuat baik, baik beramal sholeh ketika dia dalam keadaan dikasih nikmat maupun beramal sholeh ketika dia dalam keadaan dikasih ujian. Tetep aja beramal sholeh contoh yang ayat tadi yunfiquuna fissarro berinfaq dalam keadaan sarro dalam keadaan bahagia ataupun yunfiquuna fiddhorro tetap berinfaq Walaupun dia dalam keadaan dhorro Dalam keadaan susah. Dhor itu kan bahaya "nih kalau saya berinfaq nih bahaya buat saya, kalau saya kasih nih kayaknya saya gak ada tabungan buat mahar nih, kalau saya kasih ke dia terus saya gimana? Gitu kan. ini dhorr banget." bahaya banget tapi dia tetap berinfaq.

Siapa yang mencontohkan hal seperti itu selain Rasulullah yang udah gak diragukan lagi, yang jadi kayak simbol berinfaq walaupun dia butuh orang-orang Anshar

یُؤۡثِرُوۡنَ عَلٰۤی اَنۡفُسِہِمۡ وَ لَوۡ کَانَ بِہِمۡ خَصَاصَۃٌ

Mereka mendahulukan orang Muhajirin atas dirinya sendiri walaupun sebetulnya dia juga butuh kebaikan itu.



Itulah hasil ringkasan yang saya buat yang bersumber dari dakwah Ustadz Hannan Attaqi, kalian juga bisa mendownload cuplikan dakwah beliau dengan mengeklik tombol dibawah ini

Comments

Popular posts from this blog

Belajar Ilmu Nahwu ~ Bab Al-I'rob (MATERI)

 Ini adalah materi yang akan kita bahas pada postingan selanjutnya, sebelum kita bahas lebih baik dihafalkan terlebih dahulu 😁 بَابُ اَلْإِعْرَابِ اَلْإِعْرَابُ هُوَ  تغيير أَوَاخِرِ اَلْكَلِمِ لِاخْتِلَافِ اَلْعَوَامِلِ اَلدَّاخِلَةِ عَلَيْهَا لَفْظًا أَوْ تَقْدِيرًا. وَأَقْسَامُهُ أَرْبَعَةٌ رَفْعٌ, وَنَصْبٌ, وَخَفْضٌ, وَجَزْمٌ, فَلِلْأَسْمَاءِ مِنْ ذَلِكَ اَلرَّفْعُ, وَالنَّصْبُ, وَالْخَفْضُ, وَلَا جَزْمَ فِيهَا, وَلِلْأَفْعَالِ مِنْ ذَلِكَ اَلرَّفْعُ, وَالنَّصْبُ, وَالْجَزْمُ, وَلَا خَفْضَ فيها.

Postingan Perdana

بســم اللــه الرحمــن الرحيــم Assalamu'alaikum wr.wb      Alhamdulillah setelah sekian lama ane ga buat postingan di blogger, ini postingan pertama setelah 3 tahun terakhir dari MFarisAlfahrezi.heck.in sampe Ikraalhidayah.blogspot.co.id, dan insyaallah mulai sekarang di alamat web ini ane mau membuat postingan-postingan yang jauh lebih bermanfaat. Okey, jadi buat para pemirsa yang udah mampir dan baca postingan perdana ane jangan sungkan-sungkan buat mampir lagi karna ane bakalan posting cerita-cerita menarik yang insyaallah bermanfaat buat diri pribadi dan kebaikan bersama. Okeey,, itu aja buat postingan perdana ane. semoga allah memberi petunjuk untuk kita semua.  Wassalamu'alaikum wr.wb

Bagaimana Hukum Puasa Rajab, Bid'ahkah?

بســم اللــه الرحمــن الرحيــم Assalamu'alaikum wr.wb     Segala puji bagi Allah Yang Maha Esa serta sholawat salam kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga apa-apa yang saya tuliskan pada artikel pertama ini senantiasa bermanfaat bagi diri pribadi dan kebaikan kita semua, aamiin... Okeey, seperti yang kita ketahui sekarang ini kita sudah memasuki bulan rajab yaitu salah satu dari 4 bulan mulia dan kita pun tahu bulan rajab adalah 2 bulan sebelum memasuki bulan suci Romadhon. Beberapa hari sebelum bulan rajab kita sering mendapati berita atau BC yang sering tersebar di WhatsApp, Facebook, BBM, Line dll. Banyak yang dipertanyakan mengenai amalan-amalan bulan rajab salah satu yang paling dominan yaitu banyak yang memperdebatkan amalan puasa di bulan rajab. lantas untuk menjawab permasalahan tersebut, mari sama-sama kita simak penjelasan dari Ulama yang dikenal dengan sebutan UAS (Ustadz Abdul Somad) sebagai berikut : Ustadz Abdul Somad LC, MA     "Berpuasala...